Selasa, 21 Mei 2013

Harry Potter and the Deathly Hallows

Harry Potter and The Deathly Hallows Part 1

 Kini telah tiba saatnya buat Harry Potter (Daniel Radcliffe), Hermione Granger (Emma Watson), dan Ron Weasley (Rupert Grint) untuk menjalankan tugas mulia mereka: mencari dan menghancurkan kunci kekuatan Voldemort (Ralph Fiennes). Mereka bertiga tak punya banyak waktu karena Voldemort sudah merencanakan membakar peperangan yang selama ini selalu dikhawatirkan.

Kali ini tiga sahabat ini harus berjuang sendiri karena tak ada lagi Professor Dumbledore (Michael Gambon) yang akan mengawal mereka bertiga. Dalam perjalanan berbahaya ini Harry secara tak sengaja menemukan rahasia kuno: legenda Deathly Hallows. Bila legenda ini benar maka kisah kuno ini akan memberikan Voldemort kekuatan yang selama ini ia impikan.

Di saat yang sama, peperangan sudah tak terelakkan lagi. Voldemort mengirim Death Eaters untuk mengambil alih Hogwarts. Death Eaters tak hanya ditugaskan menguasai Hogwarts namun juga mencari Harry Potter dan menyerahkannya hidup-hidup pada Voldemort. Sekarang tiba saatnya buat Harry Potter untuk memenuhi takdirnya sebagai yang terpilih.

Review
Harry Potter adalah Daniel Radcliffe. Hermione Granger adalah Emma Watson. Ron Weasley adalah Rupert Grint. Tak bisa dipungkiri memang kalau ketiga aktor/ aktris ini memang sudah identik dengan karakter yang mereka perankan sejak hampir sepuluh tahun yang lalu itu. Fakta itu saja sudah membuat HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS bagian pertama ini menang di atas kertas. Satu dasawarsa sudah mereka bertiga menemani kita dan waktu yang cukup lama itu telah mengukir sebuah kesan yang sangat kuat di benak penonton.

Serial Harry Potter memang sudah mendekati tamat. Satu film lagi dan usai sudah kisah fantasi ini. Mungkin fakta itu juga yang membuat film ini jadi lebih spesial ketimbang bagian-bagian sebelumnya. Tapi tunggu dulu. Jadi sentimentil memang boleh tapi bagaimana pun film ini tetap punya nilai yang tetap tak bisa dikesampingkan. Dari sisi visual, jelas tak ada yang perlu dikhawatirkan dari film ini. Seperti biasa, adegan-adegan fantastis bisa dibuat begitu nyata seolah memang benar-benar terjadi namun tentu saja bukan itu saja masalahnya.

Soal alur cerita memang tak perlu banyak disinggung karena versi novelnya sudah terbit lebih dulu dan rasanya tak pantas kalau kita meremehkan hasil karya JK Rowling yang sudah mendapat penghargaan di mana-mana. Lagi pula, film ini juga nyaris sama persis dengan versi bukunya meski ada sedikit tambahan yang tak begitu signifikan. Yang jelas, keputusan 'membelah' bagian ini menjadi dua adalah keputusan yang tepat karena rasanya akan lebih sulit kalau harus memampatkan semua plot dan subplot itu ke dalam satu film saja. Jadi ini bukan sekedar trik marketing untuk mengeruk uang lebih banyak.

Kalau naskah sudah beres dan visual tak perlu diragukan, yang terakhir adalah akting para pendukungnya. Dan di sisi ini pun lagi-lagi film ini sama sekali tak mengecewakan. Selain mungkin masing-masing aktor/ aktris sudah paham benar dengan karakter yang mereka perankan, campur tangan sutradara David Yates dalam menghidupkan karya tulis ini pun tak bisa dipandang sebelah mata. Singkat kata, bagian pertama dai HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS ini tak hanya layak jadi pengeruk dolar tapi juga sebuah film yang menghibur meski nuansa bagian ini lebih kelam dari film-film sebelumnya.

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-DEFACED/Bluray-TWiZTED
Download Film : DVDRip-DEFACED CD1 | CD2


 Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2


Voldemort (Ralph Fiennes) telah berhasil mendapatkan Elder Wand setelah ia membongkar makam Dumbledore (Michael Gambon). Voldemort yakin kini tak ada lagi yang bisa menghalanginya. Harry Potter (Daniel Radcliffe) pun tak akan bisa berbuat apa-apa lagi sekarang.

Tanpa sepengetahuan Voldemort, Harry Potter ternyata melihatnya dari sisi lain. Harry tahu ia lebih baik mencari Horcruxes milik Voldemort daripada memburu Elder Wand. Masalahnya, salah satu Horcruxes ini ternyata ada di Hogwarts dan Harry, Hermione, dan Ron harus kembali ke tempat mereka mengawali perjalanan berbahaya ini. Celakanya, Voldemort pun menyusul ke Hogwarts dan berencana menghancurkan semua yang ada di sana.

Pertempuran pun tak bisa lagi dihindarkan. Entah sudah berapa banyak korban yang jatuh namun Voldemort tak akan berhenti sampai ia berhasil membunuh Harry Potter. Di saat-saat genting ini, sebuah misteri akhirnya terungkap. Bisa jadi, untuk mengalahkan Voldemort, Harry harus ikut jadi korban juga. Apakah ini akhir dari perjalanan hidup Harry Potter?

Review
Keputusan untuk 'membelah' bagian pamungkas menjadi dua sepertinya memang bukan semata untuk tujuan mengumpulkan lebih banyak uang. Tak bisa dibayangkan seberapa panjang durasi film seandainya keduanya disatukan. Malahan ada risiko pemotongan yang membuat bagian penutup ini jadi terasa tergesa-gesa. Untungnya semua itu tak dilakukan dan coda ini jadi sebuah tontonan yang memuaskan.

Bisa jadi bagian terakhir ini sebenarnya didasarkan pada setengah bagian dari versi bukunya dan karena itu durasi film ini jadi lumayan singkat. Singkat bukan berarti tak berkesan karena alur kisah ditata dengan rapi sehingga 'ketegangan' terasa dibangun dengan baik hingga puncaknya. Versi film ini juga tetap mempertahankan alur asli yang ditulis JK Rowling meskipun ada sedikit perbedaan yang tak mempengaruhi kisah ini secara keseluruhan.

Secara visual film ini juga sangat menghibur. Departemen visual effect sepertinya bekerja keras untuk mewujudkan imajinasi JK Rowling menjadi sesuatu yang bisa dilihat mata. Spektakuler sudah pasti namun yang lebih penting adalah kata 'efektif' karena mengobral visual effect saja punya risiko merusak sebuah film secara keseluruhan. Visual effect film ini memang efektif dalam artian tidak sampai menggeser para aktor yang bermain di dalamnya.

Yang paling menyenangkan adalah saat melihat bagian penutup ini berhasil menjadi sebuah hidangan penutup yang sangat berkesan. Tak rugi mengikuti serial ini selama sepuluh tahun karena ending ini memang sangat memuaskan.

Download Subtitle Indonesia : Bluray-MHD/DVDRip-LTW | DVDRip-COCAiN
Download Film: Bluray-MHD | DVDRip-LTW | DVDRip-COCAiN




Tidak ada komentar:

Posting Komentar